Minggu, 09 Maret 2008

Puisi: Idealisme Gegap Gempita

IDEALISME
GEGAP GEMPITA


Laki perempuan bergantian mengadu
Dengan ekspresi kesungguhan syahdu
Mengajukan problem dan menyeru
Agar lembaga berkembang dan maju

Saat itu idealismenya gegap gempita
Harus ada reformasi bahkan refolusi
Akupun berada pada kesamaan rasa
Yang jelas kemajuan harus terjadi

Menjelang pemilihan dilakukan
Sebagian mereka oleng gelagapan
Idealismenya sejumput demi sejumput terlupakan
Bergerak terus menuju titik aman

Rasa kasihan itu menjadi dominan
Komitmen untuk maju mulai diselipkan
“Siapa tahu” sering mereka katakan
Tiada lagi keluh syahdu dan ratapan

Laki perempuan itu lenyap entah ke mana
Sesekali datang dengan senyuman yang sama
Menyapaku seperti dulu meski semakin lirih
Mungkin idealismenya semakin tersisih

Aku dipaksa harus berani sendirian
Tetap sabar dan selalu dinamis
Menjaga hati agar tetap bersih dan berprilaku manis
Semua makhluk dan insan adalah kawan

Aku tetap mencintaimu kawan
Sebisaku sepanjang jaman.


Purwokerto jam 06.00 17 – 9 – 2005.

1 komentar:

Materi Tokoh Ilmuwan Ayyubiyah Kelas 8 mengatakan...

Ass .... bagaimana kabarnya pak ... lama tak jumpa .... minta doanya ...saya mahasiswa pasca angkatan pertama yang samapi saat ini sedang menyelesaikan tugas akhir ... Untuk mengobati rasa malas kira-kira obata yang paling mujarab apa pak ?